Minggu, 11 Juli 2010

Depht of field





Depht of field adalah salah satu efek yang dihasilkan oleh bukaan diafragma. Depht of field atau sering disebut juga ruang tajam.

Ruang tajam adalah daerah ketajaman foto antara sisi depan sampai sisi belakang suatu objek foto.


Ukuran tajam dinyatakan dengan kedalaman. Dengan demikian kedalaman ruang tajam adalah jarak dari titik tajam pertama hingga titik tajam terhadap lensa kamera.




Kedalaman ruang tajam ditentukan oleh tiga faktor:
- Bukaan diafragma
- Jarak anatar objek dengan lensa
- Panjang fokal lensa(focal length)

White Balance (WB)




Sebelum menentukan jenis White Balance (WB) pada kamera anda harus memahami pengertian suhu warna yang dinyatakan dalam derajat Kelvin(K). pada umumnya terdapat tiga suhu warna yang sering Anda temui, yaitu:

  • Daylight, dengan karakter normal seperti yang dilihat oleh mata anda, dengan karakter putih. Suhu warna= 5.500 K
  • Tungsten, dengan karakter kekuningan hingga kemerahan. Suhu warna = 1.000 – 5.000 K
  • Flourescent, dengan karakter kebiruan. Suhu warna= 6.000 – 20.000 K

Semakin tinggi suhu warna akan semakin kebiruan cahaya yang dipancarkan, dan semakin rendah suhu cahaya semakin merah cahaya yang dipancarkan.

Pengaturan White Balance kamera pada prinsipnya adalah mengatur kepekaan sensor image terhadap suhu warna lingkungan, agar warna objek yang putih tetap menjadi puti pada hasil foto. Mengingat cara kamera menangkap warna berbeda dengan cara mata anda meangkap warna. Kecuali untuk keperluan,mood, dan tone warna yang special, pengaturan white balance tidak memenuhi kaedah tersebut. Untuk memudahkan anda dalam mengingat pasangan warna yang menghasilkan warna putih.


Secara umum kamera dilengkapi oleh setting WB yang sudah ditetapkan oleh pabrik kamera sesuai dengan kondisi pemotretan umum. Misalnya dapat anda liat pada kamera, ada pilihan Auto WB, Daylight, Tungsten, Cloudy, Warm, dsb. Pilihan WB pada kamera berdasarkan kondisi pemotretan biasanya menghasilkan warna foto yang akurat. Jika tidak berarti ada kesalahan dalam pemilihan menu WB. Gunakan Auto White Balance (AWB) untuk hasil yang optimum, jika anda blm dapat menaksir suhu warna lingkungan, atau gunakan Costum WB dan kalibrasikan pada bidang putih atau bidang Grey sebelum melakukan pemotretan.


Kamera yang dilengkapi dengan Kelvin WB, membantu anda dalam hal pemotretan studio. Terkadang lampu studio yang anda gunakan memiliki suhu cahaya yang tidak tepat dengan pilihan WB pada kamera. Dengan Kelvin WB, anda dapat menaik turunkan derajat Kelvin WB tepat sesuai temperature cahaya lampu studio yang digunakan.

IrNA

irna kita memanggilnya...ga tau tah klo ada nama panggilan laennya..mahasiswi ini g pernah absen sama yg nmnya exist..terbukti di traktorpun jadi..di dago jadi..thanks for you all girls udh jadi model dadakn vry



Sabtu, 10 Juli 2010

Dewi

bingung mo nulis apaan?fotonya lbh dari 300 blm trmasuk yg dulu..

looks like Widi Viera initp darimana yach miripnya??? beberapa take diambil sore hari memanfaat waktu yg ada untuk menjadi sebuah gambar..
kini saya harus belajar lg menjadi lbh baik lagi..lebih baik lagi..kudu lebih giat bljr foto lagi..
next time foto harus ada cerita n alurnya..biar orang lain yg liat tau apa makna diablik foto ini
ini baru dewi aza..gmn dengan putri dan irna..kita ikuti setlah pesan-pesan berikut ini..


Pencahayaan

Cahaya adalah salah satu elemen yang terpenting dalam fotografi. Bayangkan jika kita memotret di ruang gelap yang tidak ada cahaya sama sekali, maka akibatnya tidak ada satu imaji pun yang ditangkap, alias gelap total. Sebaliknya jika film atau sensor digital mendapat cahaya yang cukup dengan porsi yang tepat(tidak terlalu terang, tidak juga terlalu gelap) akan menangkap imaji dengan baik. Komponen pada kamera yang mengatur masuknya cahaya adalah diafragma(bukaan lensa) dan shutter speed (kecepatan rana).

Cahaya merupakan suatu unsur utama dan terpenting dalam fotografi. Tanpa adanya cahaya yang memancar tak terwujud sebuah foto. Karena hal itu maka peranan cahay dalam pemotretan menjadi suatu hal yang sangat diperhatikan terutama pada efek yang ditimbulkannya. Berhasilnya memanfaatkan keberadaan cahaya menentukan keberhasilan sebuah pemotretan.

Dari sisi pencahayaan dengan memilih sudut pemotretan tertentu akan menghasilkan foto yang mungkin saja menarik karena telah mempertimbangkan sudut datangnya sinar terhadap subyek. Dalam hal ini bisa saja subyek sengaja ditempatkan pada sisi dimana sinar tajam (mungkin sinar dari arah belakang atau samping), sehingga menambah dramatis.

Dan kerana itulah sangat dianjurkan seorang fotografer dalam menentukan sudut pemotretan sudah memperhitungkan dan memperkirakan akan memperoleh foto yang artistic dan menarik sesuai dengan cahaya atau pencahayaan.

Bila cahaya yang sangat dibutuhkan dalam pemotretan kurang memenuhi syarat untuk menghasilkan sebuah foto normal maka pasti akan timbul masalah dalam pelaksanaan pemotretan.

Tindakan yang harus dilakukan seorang pemotret kala menghadapi kondisi cahaya demikian adalah melakukan pemotretan dengan menggunakan cahaya buatan atau lampu kilat. Lampu kilat itu sendiri bisa apa saja, yang terpenting sebuah lampu kilat harus dapat menyala dengan tepat (sinkron antara nyala lampu kilat dengan membukanya rana kamera) agar bisa menghasilkan foto yang baik. Karena itu ketepatan penyalaan lampu kilat dengan membuka rana kamera sangat penting. Kalau tidak maka cahayanya tidak akan tertangkap sempurna pada foto.

Dengan memahami teknis dasar penggunaan lampu kilat secara benar, memang bisa diharapkan akan mendapatkan hasil pemotretan yang baik, minimal tidak gagal. Akan tetapi sesungguhnya hanya dengan menguasai teknik pemotretan dengan cahaya lampu kilat saja belum cukup.kemungkinan besar hanya akan menghasilkan foto yang berkesan dibuat-buat, tidak alami dan datar. Selain itu juga sering menampakkan subyek dengan bayangan hitam tebal disampingnya sehingga sering merusak keseluruhan foto.

Dengan cahaya terpantul maka cahaya akan menyebar secara merata dan intent\sitasnya melemah- menyebabkan berkurangnya intensitas cahaya yang diterima subyek. Berdasarkan pengalaman melakukan pemotretan dengan cara bouncing yang perlu dilakukan adalah mengoreksi pengukuran pencahayaan dengan sedikit menambah bukaan angka diafragma.

Selain itu juga dalam pemotretan dengan teknis bounce yang mengggunakan bisang pantul harus teliti. Karena bidang pantul berwarna merah atau biru bisa merusak hasil foto. Warna – warna itu akan mempengaruhi warna foto secara keseluruhan.

Dalam istilah fotografi, imaji yang terlalu terang disebut over exposure, sebaliknya yang terlalu gelap disebut under exposure.

Bagaimanakah cara mengetahui berapa kombinasi antara diafragma dan shutter speed yang tepat pada waktu kita akan memotret?

Cahaya adalah dengan menggunakan alat pengukur cahaya atau yang biasa disebut light meter yang ada pada kamera. Kita bisa melihat petunjuk/indicator light meter tersebut melalui jendela bidik(viewfinder) kamera, atau melalui layar LCD pada badan kamera. Indicator light meter mempunyai bentuk yang bermacam-macam, ada yang berbentuk jarum, lampu LED, dan berbentuk digit (lihat ilustrasi jenis-jenis indicator light meter).

Pada jendela bidik kamera terdapat lightmeter yang berfungsi untuk menunjukkan kepada anda apakah cahaya yang diukur oleh kamera cukup (0), kurang (-) atau berlebih(+). Lightmeter ini juga digunakan untuk ukuran kompensasi eksposure.

Cara pemakaiannya pun sebenarnya sama saja. Bila jarum atau lampu LED pada posisi ”0” diantara tanda + (plus) dan – (minus), berarti kombinasi antara diafragma dan shutter speed tersebut akan menghasilkan imaji yang lebih terang(over exposure) dari imaji normal. Dan jika posisi jarum atau lampu LE berada pada posisi – (minus), maka kombinasi diafragma dan shutter speed tersebut akan menghasilkan imaji yang lebih gelap (under exposure).

Kompensasi eksposure harus dilakukan pada kondisi obejk yang tidak sama terangnya dengan latar belakang, mengingat sebagian besar kamera akan melakukan metering dengan mengukur daerah yang paling terang terlebih dahulu. Apabila objek terlihat lebih gelap daripada latar belakang, anda perlu menambah cdengan kompensasi positif. Bila objek tidak terlalu terang daripada latar belakang. Anda perlu mengurangi cahaya dengan kompensasi negative. Istilah kompensasi yang di gunakan “stop”.

Saat memotret objek gelap, kamera akan melakukan metering dan mengira objek under-exposure, kamera akan menambah eksposure, dan objek menjadi terlalu terang. Oleh karena itu perlu penguranagn jumlah cahaya dengan cara kompensasi minus beberapa stop.

Saat memotret objek yang putih, kamera akan melakukan metering dan mengira objek over-exposure, kamera akan mengurangi eksposure, sehingga objek menajdi terlalu gelap. Oleh karenanya, perlu penambahan jumlah cahaya dengan cara kompensasi plus beberapa stop.

Sejarah Fotografi

Frase photography diperkenalkan pertama kali pada sekitar tahun 1839. Photography berasal dr bhs yunani:

Photos=light (cahaya) dan grafos=write (menulis)

Photography jika diartikan dalam bahasa Indonesia berarti menulis atau melukis dengan cahaya.

Sebuah lukisan tahun 1519 karya Leonardo Da Vinci menunjukkan cara kerja camera obscura (kamar digelapkan). Digambarkan seorang seniman sedang berada dalam sebuah kamar gelap, kemudian cahaya yang menerobos lubang ditangkap oleh suatu bidang dan merefleksikan objek di depan lubang tersebut. Bayangan yang dihasilkan menjadi panduan si seniman dalam melukis gambarnya.

Untuk dapat menulis atau melukis dengan Bantuan cahaya yang diperlukan adalah kamera, lensa, dan film/sensor digital (sebagai media perekam)

Hotel murah di Singapoe

Untuk mempermudah pencarian hotel bisa menggunakan fasilitas pencarian hotel-hotel di Singapura. Lihat juga daftar hotel di Singapura di bawah SGD $100, silahkan klik di “Hotel Murah di bawah SGD $100 di Singapura“.

Daftar lengkap hotel di Singapura bisa dilihat di sini.

Jaringan Hotel Murah Singapore – Low budget hotel Singapore (Harga mulai S$41)
- Fragrance Hotel Singapore
- Hotel 81 Singapore

Anda bisa mendapatkan hotel di lokasi yang sangat strategis dengan harga yang sangat terjangkau.

Berikut daftar hotel yang kisaran harganya di bawah SGD$200 dan bisa anda booking secara online.

Nama
Zona/Wilayah Kisaran Harga

Happy Hotel Singapore

Geylang SGD 70

Tai Hoe Hotel Singapore

Lavender SGD 70

Value Hotel Balestier Singapore

Balestier SGD 75

Hotel 81 Selegie, Singapore

Selegie SGD 76

Hotel 81 Tristar Singapore

Joo Chiat SGD 76

The Royal Peacock Hotel Singapore

Outram Park SGD 77

Fragrance Balestier Hotel Singapore

Balestier SGD 77

The Claremont Hotel Singapore

Little India SGD 78

Santa Grand Aljunied Inn, Hotel Singapore

Geylang SGD 80

Harbour Ville Hotel Singapore

Kampong Bahru SGD 80

Hotel 81 Bencoolen Singapore

Bencoolen SGD 81

Summer Tavern Hotel Singapore

City SGD 82

Fragrance Hotel Imperial Singapore

Lavender SGD 82

Fragrance Hotel Selegie Singapore

Selegie SGD 82

Relc International Hotel Singapore

City – Tanglin SGD 85

Inn At Temple Street Hotel Singapore

China Town SGD 88

Hotel Supreme Singapore

Orchard – Somerset SGD 89

Hotel 81 Chinatown Singapore

Chinatown SGD 92

Santa Grand Hotel (Little India) Singapore

Little India SGD 92

Victoria Hotel Singapore

City Hall – Bugis SGD 94

Hotel 81 Rochor Singapore

Bugis SGD 95

South East Asia Hotel Singapore

Bugis SGD 95

Hotel 81 Elegance Singapore

Lavender SGD 96

Broadway Hotel Singapore

Little India SGD 96

Goldkist Beach Resort Singapore

East Coast SGD 98

Lion City Hotel Singapore

East Coast SGD 100

Fortuna Hotel Singapore

Farrer Park SGD 100